<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pertahanan &#8211; TNSatu Institute</title>
	<atom:link href="https://tnsatu.org/category/pertahanan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tnsatu.org</link>
	<description>Kita Satu Menuju Indonesia Satu</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Jan 2020 01:46:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>

<image>
	<url>https://tnsatu.org/wp-content/uploads/2019/01/cropped-favicon-32x32.jpg</url>
	<title>Pertahanan &#8211; TNSatu Institute</title>
	<link>https://tnsatu.org</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>“Passing In-Passing Out” Komandan Lanud Sulaiman</title>
		<link>https://tnsatu.org/2020/01/10/passing-in-passing-out-komandan-lanud-sulaiman/</link>
					<comments>https://tnsatu.org/2020/01/10/passing-in-passing-out-komandan-lanud-sulaiman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Administrator TNSatu.org]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jan 2020 16:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Mohammad Nurdin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tnsatu.org/?p=5304</guid>

					<description><![CDATA[TNI AU.&#160;&#160;Acara&#160;passing in-passing out&#160;digelar untuk menerima kedatangan Komandan Lanud Sulaiman yang baru Kolonel Pnb Muhammad Nurdin, beserta Ny. Erin Juliani,]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="801" height="533" src="https://tnsatu.org/wp-content/uploads/2020/01/Komandan-Lanud-Sulaima.png" alt="" class="wp-image-5305" srcset="https://tnsatu.org/wp-content/uploads/2020/01/Komandan-Lanud-Sulaima.png 801w, https://tnsatu.org/wp-content/uploads/2020/01/Komandan-Lanud-Sulaima-300x200.png 300w, https://tnsatu.org/wp-content/uploads/2020/01/Komandan-Lanud-Sulaima-768x511.png 768w" sizes="(max-width: 801px) 100vw, 801px" /></figure>



<p>TNI AU.&nbsp;&nbsp;Acara&nbsp;<em>passing in-passing out</em>&nbsp;digelar untuk menerima kedatangan Komandan Lanud Sulaiman yang baru Kolonel Pnb Muhammad Nurdin, beserta Ny. Erin Juliani, S.E., dan melepas kepergian Kolonel Pnb B. Benny K., S.H., MAvMgt., MAIR., beserta Ny. Maria Regina Juita Kusetyaningtyas yang telah mengabdikan diri sebagai Komandan Lanud Sulaiman dan Ketua PIA AG Cab.4/G.II&nbsp; Lanud Sulaiman selama kurun waktu sekitar setahun, bertempat di depan pintu lobby Staf I Lanud Sulaiman, Kec. Margahayu, Kab. Bandung, Jum’at (10/1/2020)</p>



<p>Setelah pengalungan bunga dan pemberian&nbsp;<em>handbouquet</em>&nbsp;kepada Danlanud yang baru beserta ibu, para pejabat beserta istri, pengurus PIA AG dan Yasarini mengikuti memasuki jajar kehormatan dengan berjalan kaki serta didampingi pembawa payung menuju Lobby Staf satu. &nbsp;Alunan gamelan Sunda dan musik kecapi mengiringi Danlanud beserta ibu saat melintas jajar dan disambut seluruh anggota dengan penghormatan dan taburan bunga melati oleh pagar ayu dari siswa SMK Angkasa II.</p>



<p>Tiba di Lobby Staf I diterima pejabat lama dilanjutkan dengan penyerahan kunci kantor Komandan dari pejabat lama kepada pejabat baru. &nbsp;&nbsp;Selanjutnya melaksanakan pemotongan pita rangkaian bunga, pembukaan kunci ruang kerja komandan sebagai tanda peresmian penggunaan kantor Danlanud yang baru.</p>



<p>Saat pelaksanaan&nbsp;<em>passing out,</em>&nbsp;Kolonel Pnb B. Benny K., S.H., MAvMgt., MAIR., beserta ibu menuju ke depan pintu lobby Staf I untuk menerima pengalungan bunga dan penyerahan&nbsp;<em>handbouquet</em>&nbsp;dari perwakilan siswa SMK Angkasa II untuk selanjutnya menuju jalan protokol depan Lobby Staf I diikuti para kepala dinas, komandan skadik beserta istri, dan ibu pengurus PIA AG dan Yasarini.</p>



<p>Sementara itu, seluruh anggota telah berjajar di kiri-kanan jalan untuk turut melepas kepergian mantan Komandan mereka.&nbsp;&nbsp; Selama melintasi jajar, suara gamelan masih terus dialunkan dan narasi selamat jalan masih terus dituturkan diiringi dengan pembawa payung serta tabur bunga melati. Selama melintasi jajar, seluruh pejabat beserta anggota Lanud Sulaiman, siswa militer dan siswa SMK Angkasa II memberikan penghormatan terakhir mereka.</p>



<p> Tiba di Pos Lanud, Kolonel Pnb B. Benny K., S.H., MAvMgt., MAIR., beserta ibu balik kanan untuk menerima penghormatan dari seluruh anggota Lanud Sulaiman dan dilanjutkan pemberian ucapan selamat jalan. </p>



<p></p>



<p><em>Sumber :</em></p>



<p><a href="https://tni-au.mil.id/passing-in-passing-out-komandan-lanud-sulaiman-3/">https://tni-au.mil.id/passing-in-passing-out-komandan-lanud-sulaiman-3/</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tnsatu.org/2020/01/10/passing-in-passing-out-komandan-lanud-sulaiman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Strategi Pertahanan Wilayah Perbatasan Indonesia</title>
		<link>https://tnsatu.org/2019/01/29/strategi-pertahanan-wilayah-perbatasan-indonesia/</link>
					<comments>https://tnsatu.org/2019/01/29/strategi-pertahanan-wilayah-perbatasan-indonesia/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Moh Arif Widarto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2019 10:11:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tnsatu.org/?p=4876</guid>

					<description><![CDATA[Pokok-pokok strategi membangun wilayah perbatasan Republik Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" width="656" height="336" src="http://tnsatu.org/wp-content/uploads/2019/02/Indonesia2.jpg" alt="" class="wp-image-5059" srcset="https://tnsatu.org/wp-content/uploads/2019/02/Indonesia2.jpg 656w, https://tnsatu.org/wp-content/uploads/2019/02/Indonesia2-300x154.jpg 300w" sizes="(max-width: 656px) 100vw, 656px" /><figcaption>Peta Indonesia (Wikipedia)</figcaption></figure>



<h2 class="wp-block-heading"></h2>



<p>Media Indonesia 14/11/2008 menurunkan editorial berjudul &#8220;Ambalat yang  Terancam&#8221;. Media Indonesia menulis bahwa TNI AL mengerahkan enam kapal  perang ke perairan Ambalat di Kalimantan Timur. <br><br>Ambalat memang menjadi wilayah yang disengketakan oleh Malaysia dan  Indonesia. Bahkan, pada 2005 sempat terjadi ketegangan di wilayah itu  karena Angkatan Laut Indonesia dan Malaysia sama-sama dalam keadaan siap  tempur. <br><br>Indonesia, sebagai negara ASEAN yang memiliki wilayah paling luas tidak  memiliki ambisi teritorial untuk mencaplok wilayah negara lain. Hal  tersebut sangat berbeda dengan negara tetangga kita, Malaysia, yang  tidak pernah berhenti untuk memperluas wilayahnya. Usaha itu di  antaranya dengan mengakuisisi pulau-pulau dalam sengketa dan  memindah-mindah patok perbatasan darat seperti yang dilakukan oleh  Malaysia terhadap Indonesia di mana titik-titik perbatasan darat  Indonesia &#8211; Malaysia di Pulau Kalimantan selalu digeser oleh Malaysia.  Akibat dari aktivitas ilegal Malaysia itu wilayah kita semakin sempit  sementara wilayah Malaysia semakin luas.<br><br>Perkembangan terakhir dalam konsep strategi maritim Malaysia (dengan  membangun setidaknya tiga pangkalan laut besar di Teluk Sepanggar,  Sandakan dan Tawau) menunjukkan bahwa mereka semakin serius “mengarah ke  timur” alias ke perairan antara Kalimantan dan Sulawesi.<br><br>Ambisi teritorial Malaysia tidak hanya dilakukan terhadap Indonesia.  Kisah sukses Malaysia dalam merebut Pulau Sipadan dan Ligitan dengan  cara membangun kedua pulau tersebut saat ini sedang diterapkan oleh  Malaysia di Kepulauan Spratley yang menjadi sengketa banyak negara (a.l.  Malaysia, China, Vietnam, Philipina) juga dibangun oleh Malaysia.  Indonesia yang menjunjung kejujuran dan menganggap bahwa wilayah dalam  sengketa tidak boleh dibangun justru dikalahkan oleh hakim-hakim  Mahkamah Internasional yang menganggap bahwa pemilik pulau adalah pihak  yang peduli dengan wilayahnya. Bukti kepedulian adalah dengan melakukan  pembangunan di wilayah tersebut. Mungkinkah Malaysia akan mengulang  suksesnya di Sipadan dan Ligitan dalam kasus Kepulauan Spratley?<br><strong><br>Indonesia Harus Tegas</strong><br><br>Dalam menyikapi gerak langkah negara lain dalam memperluas wilayahnya  Indonesia harus tegas. Kita tidak boleh lagi kehilangan sejengkal pun  wilayah kita, apa pun ongkosnya. Terjaganya luas wilayah Indonesia  merupakan wujud dari kedaulatan kita sehingga kita harus mempertahankan  dengan cara apa pun. Pemerintah Indonesia dan negara tetangga boleh  sepakat untuk menyelesaikan sengketa perbatasan melalui perundingan. Hal  tersebut merupakan hal yang baik. Akan tetapi, kita tidak boleh percaya  begitu saja kepada negara tetangga kita. Apalagi untuk Negara tetangga  kita yang pandai mengkomunikasikan pesan damai ke dunia internasional.  Padahal, di tataran teknis mereka berbeda sama sekali. Patok-patok  perbatasan di Kalimantan selalu digeser. Kayu di hutan kita pun  dicurinya. Sayangnya, para pemimpin kita seakan-akan tidak peduli dengan  hal-hal tersebut.<br><br><strong>Strategi Pertahanan Wilayah</strong><br><br>Upaya untuk mempertahankan wilayah Indonesia merupakan tanggung jawab  kita semua. Selama ini kita mungkin memandang bahwa penanggung jawab  upaya mempertahankan kedaulatan wilayah RI adalah TNI. Hal tersebut  tidak tepat. Kita semua bertanggung jawab untuk membantu negara dalam  mempertahankan kedaulatan wilayah RI. Kerja sama dan sinergi antar  instansi pemerintah, pemerintah pusat dengan pemerintah daerah,  pemerintah dengan swasta, dan pemerintah dengan masyarakat harus  diperkuat.<br><br>Kita harus menyusun strategi pertahanan wilayah perbatasan. Apabila  perlu, kita harus menyusun sebuah undang-undang khusus untuk itu.  Apabila terpilih menjadi anggota dewan nanti, saya akan memprakarsai hal  tersebut. Adapun beberapa pokok strategi yang dapat dilakukan dalam  mempertahankan kedaulatan wilayah kita antara lain:<br><br><strong>Pemetaan Kembali Titik-Titik Perbatasan Indonesia</strong><br><br>Pemetaan kembali titik-titik perbatasan wilayah Indonesia harus  dilakukan. Hasil pemetaan baru tersebut harus dibandingkan dengan  pemetaan yang pernah dilakukan sebelumnya. Koordinat titik-titik  perbatasan sangat penting untuk kita inventarisir dan dimasukkan dalam  sebuah undang-undang mengenai perbatasan wilayah Indonesia. Apabila  perlu, daripada konstitusi diubah-ubanh hanya untuk keperluan rebutan  kekuasaan, masukkan klausul mengenai titik-titik perbatasan tersebut  dalam UUD.<br><br><strong>Bangun Jalan (Prioritaskan Pembangunan) di Sepanjang Perbatasan Darat</strong><br><br>Pandangan kita mengenai perbatasan sebagai wilayah terpencil harus kita  ubah. Mulai saat ini kita harus memandang perbatasan sebagai wilayah  strategis. Strategis untuk mempertahankan wilayah kita. Dari perspektif  eksternal, wilayah atau kota-kota/kabupaten di daerah perbatasan adalah  &#8220;etalase&#8221; NKRI. Artinya, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di  daerah-daerah tersebut akan menjadi &#8220;nilai jual&#8221; positif bagi diplomasi  internasional Indonesia. Sebaliknya, keterbelakangan atau kelambanan  ekonomi di daerah-daerah itu akan menjadi makanan empuk bagi pihak-pihak  asing yang berkepentingan untuk melemahkan kredibilitas RI di dunia  internasional. Oleh karena itu, pemerintah pusat dan daerah yang  memiliki wilayah perbatasan darat dengan negara tetangga seperti  Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur dan Papua harus  memprioritaskan pembangunan prasarana jalan di sepanjang perbatasan.  Jalan tersebut dihubungkan ke pusat kota atau pusat pemukiman terdekat.  Tujuan pembangunan jalan tersebut adalah untuk merangsang pembangunan  kota atau pemukiman baru di dekat perbatasan. Kelak, sarana transportasi  darat itulah media &#8220;perkuatan&#8221; ketahanan ekonomi (juga sosial budaya)  di daerah-daerah tersebut.<br><br><strong>Bangun Wilayah Baru di Dekat Perbatasan</strong><br><br>Setelah di sepanjang perbatasan dibangun jalan yang terhubung ke pusat  kota atau pusat pemukiman terdekat, pemerintah daerah diharuskan  membangun wilayah baru di dekat perbatasan. Pembangunan untuk perluasan  kota yang sudah mapan harus dihambat dan masyarakat dirangsang untuk  mengembangkan wilayah baru. Untuk melakukan hal tersebut, Pemerintah  Pusat dan Pemerintah Daerah harus menyusun konsep pengembangan wilayah  perbatasan secara komprehensif agar wilayah baru yang dibentuk dapat  hidup baik secara ekonomi maupun sosial.<br><br>Selain itu, wilayah baru yang dibangun sebaiknya diarahkan untuk  memiliki spesialsisasi. Misalnya, ada blok khusus jeruk Pontianak, blok  khusus kebun aren, blok khusus sawah padi, dll. untuk merangsang  masuknya investasi bisnis pendukung di sana.<br><br><strong>Pembangunan Pangkalan Militer di Dekat Perbatasan</strong><br><br>Saat ini kita melihat gelaran pasukan TNI kita kurang memadai untuk  melakukan upaya menjaga perbatasan negara. Gelaran pasukan justru  diletakkan di wilayah-wilayah padat penduduk yang sudah terbangun.  Gelaran pasukan seperti ini harus diubah. Batalyon-batalyon yang berada  di wilayah &#8220;aman&#8221; dari gangguan luar sepantasnya direlokasi ke wilayah  perbatasan. Apalagi, urusan keamanan dan ketertiban saat ini sudah  menjadi tanggung jawab kepolisian. Jelas ini tidak mudah dan akan  membutuhkan „effort“ tidak sedikit. Namun, terbukti ini cukup efektif di  perbatasan RI-Papua Nugini. Bukan karena angkatan perang PNG „lebih  kecil“ dibanding TNI (juga Malaysia), namun penggelaran kekuatan militer  akan menghambat „perilaku mencuri“ negara lain karena konflik senjata  (apabila terjadi kontak senjata) relatif lebih sulit diselesaikan  sehingga negara manapun cenderung menghindari kontak senjata.<br><br><strong>Galakkan Kembali Transmigrasi</strong><br><br>Program transmigrasi yang dulu gencar dilaksanakan pada era Orde Baru  harus digalakkan kembali. Transmigran diarahkan untuk mendiami  wilayah-wilayah baru yang dibentuk di dekat perbatasan. Saya yakin,  apabila infrastruktur transportasi dan komunikasi disiapkan, banyak  penduduk dari wilayah-wilayah padat yang bersedia bertransmigrasi.<br><br><strong>Pemberian Insentif Pajak</strong><br><br>Agar pengusaha dan perbankan mau masuk, pemerintah perlu memberikan  insentif pajak bagi pengusaha yang mau berinvestasi di wialayah baru  tersebut.</p>



<p><strong>Pilih Pemimpin yang Kuat dan Tegas</strong><br><br>Pemimpin yang kuat dan tegas sangat penting. Terlepas dari segala  kekurangan yang dituduhkan, kita pernah memiliki dua sosok pemimpin yang  tegas sehingga dihormati kawan dan disegani lawan. Kedua pemimpin yang  kuat dan tegas itu adalah Soekarno dan Soeharto. Pada saat kedua orang  itu memimpin, tidak ada yang berani melecehkan negara kita. Akan tetapi,  setelah berganti pemimpin, negara kita menjadi bulan-bulanan pelecehan  terutama oleh Malaysia dan kadang-kadang Singapura.<br><br><strong>Perkuat Diplomasi Internasional</strong><br><br>Diplomasi internasional tidak semata-mata menyampaikan pendapat atau  pembelaan di forum-forum internasional. Diplomasi ini bersifat  multidimensional. Kita harus aktif mensosialisasikan kebijakan  pembangunan NKRI beserta hasil-hasilnya. Dunia pariwisata kita harus  proaktif “memasarkan” produk-produk wisata di wilayah-wilayah perbatasan  itu kepada negara-negara terdekat (misalnya potensi wisata Kalimantan  ke Malaysia, Sumatera ke Singapura, Sulawesi ke Filipina, Papua dan Nusa  Tenggara ke Australia, dst). Secara geografis, kedekatan produk wisata  itu ke negara yang berbatasan dengannya akan menghasilkan “wisata  murah”, namun masuknya wisatawan asing ke daerah-daerah tersebut akan  memberi akselerasi pembangunan dan perputaran uang yang tidak sedikit.  Konsekuensinya, aset wisata di daerah-daerah tersebut harus dibangun dan  dibenahi terlebih dahulu. Sekali lagi, ini dapat dimanfaatkan sebagai  “selling point” kita di mata internasional.<br><br><strong>Pembangunan Sistem Pendidikan yang Nasionalis</strong><br><br>Dunia pendidikan kita juga harus membangun sebuah konsep pendidikan yang  menanamkan secara kuat nasionalisme dan patriotisme masyarakat di  perbatasan, sehingga mereka tidak mudah tersusupi ideologi-ideologi dan  paham-paham yang membahayakan keutuhan NKRI (infiltrasi ideologi dan  budaya adalah bentuk “invasi” yang efektif untuk meruntuhkan sebuah  negara dari dalam. Ingat kisah runtuhnya Uni Sovyet).<br><br>Demikian pokok-pokok strategi yang dapat saya utarakan. Tentu saja  pokok-pokok strategi di atas masih perlu dikaji dan disempurnakan.  Setelah itu, mari kita turunkan strategi tersebut ke bumi. Jangan sampai  dokumen strategi hanya menjadi dokumen yang menumpuk di lemari tanpa  pernah dilaksanakan</p>



<p> <em>Moh Arif Widarto, SE., Anggota Dewan Penasehat Harian TANDEF</em> </p>



<p><em>Artikel di atas pernah dipublikasikan di situs web Think And Act For National Defence (TANDEF) http://www.tandef.net pada 2008.</em> </p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tnsatu.org/2019/01/29/strategi-pertahanan-wilayah-perbatasan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketum PB Porlasi Laksmana Muda TNI Darwanto SH, M.A.P : Melantik Pengurus Pengprov Maluku Periode 2019-2022</title>
		<link>https://tnsatu.org/2019/01/17/ketum-pb-porlasi-laksmana-muda-tni-darwanto-sh-m-a-p-melantik-pengurus-pengprov-maluku-periode-2019-2022/</link>
					<comments>https://tnsatu.org/2019/01/17/ketum-pb-porlasi-laksmana-muda-tni-darwanto-sh-m-a-p-melantik-pengurus-pengprov-maluku-periode-2019-2022/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Administrator TNSatu.org]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jan 2019 07:08:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tnsatu.org/?p=4497</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta,- Pelantikan pengurus Persatuan Olahraga Layar Provinsi Maluku di gelar di Indonesia National Sailing Centre, Senen (15/1/2019).Pelantikan itu mengacu pada]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Jakarta</strong>,- Pelantikan pengurus Persatuan Olahraga Layar Provinsi Maluku di gelar di Indonesia National Sailing Centre, Senen (15/1/2019).Pelantikan itu mengacu pada Surat Keputusan No : SKEP/105/PB PORLASI/I/2019,&nbsp; tentang Penetapan Susunan Personalia Pengurus Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PORLASI) Provinsi Maluku masa bakti 2019- 2022.</p>



<p>Pelantikan tersebut dilaksanakan oleh Ketua Umum PB Porlasi yakni, Laksmana Muda TNI Darwanto SH M A P, melantik ketua Provinsi Maluku yaitu, Kolonel Laut (S) Dodik Pujiargo, disaksikan 17 pengurus Provinsi Daerah beserta pengurus PB Porlasi yang hadir,&nbsp; wakil ketua PB Porlasi, Sekjen PB Porlasi, Penasehat PB Porlasi, Bid Saspras dan Binpres.</p>



<p>Adapun susunan pengurus Provinsi Maluku periode 2019-2022 yakni;</p>



<ul><li>Pembina &amp; Pelindung : Komandan Lantamal IX Ambon</li><li>Ketua : Kolonel Laut (S) Dodik Pujiargo,</li><li>Wakil ketua : Yanni Steward Ayal</li><li>Sekretaris : Anthonius E Home</li><li>Bendahara : Abdul Amin Buton SE</li><li>Bidang Organisasi : Wendy&nbsp; Tuaputimain, SH MH</li><li>Bidang Pembinaan Prestasi : 1.Godfried D Ayal,&nbsp;2 .Samuel Sahertian</li><li>Bidang Usaha dan Dana : Benoni Alfaris Manuhutu, dan</li><li>Bidang Hubungan Luar Negeri : Soyatri Tutuhatunewa.</li></ul>



<p>Ketua pengprov Maluku, Kolonel&nbsp; Laut (S) Dodik Pujiargo, menyatakan pada wahanaindonesia.com, Senin (15/1/2019), sebelum pelantikan ini kami sudah bersurat ke PB Porlasi agar dilaksanakan pelantikan pengurus Pengprov Maluku dan disambut baik oleh Sekjen PB Porlasi sehingga pada hari ini dapat dilaksanakan pelantikan pengprov Maluku,&nbsp; pada saat ishoma Munas PB Porlasi , jadi pelantikan&nbsp; ini bukan sekedar mandat, kita menunggu, respon kita pro aktif dengan PB Porlasi, paparnya.</p>



<p>Tambahnya, program Provinsi Maluku pada jangka pendek yaitu, PraPON dan Kejurnas yang diselenggarakan berketepatan dengan KASAL Cup diselenggarakan bulan Juli 2019, lalu kita mengejar PON dan momentum itu kita sudah siap sebelumnya. Adapun class yang sudah kita siapkan yaitu, Class FB, Laser (pa/pi) Dan Class INT Optimal (pa/pi) Pusat latihan kita dekat pantai di Halong Ambon, ujarnya lagi.</p>



<p><em>Sumber :  <br></em><a rel="noreferrer noopener" href="http://radarsemarang.com/2017/07/20/empat-mahasiswa-undip-ciptakan-jaket-bersensor-bagi-tunanetra/" target="_blank"><em>http://radarsemarang.com/2017/07/20/empat-mahasiswa-undip-ciptakan-jaket-bersensor-bagi-tunanetra/</em></a><em> </em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tnsatu.org/2019/01/17/ketum-pb-porlasi-laksmana-muda-tni-darwanto-sh-m-a-p-melantik-pengurus-pengprov-maluku-periode-2019-2022/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolonel Inf Lucky Avianto Resmi Menjabat Komandan Kopassus Grup 1</title>
		<link>https://tnsatu.org/2019/01/11/kolonel-inf-lucky-avianto-resmi-menjabat-komandan-kopassus-grup-1/</link>
					<comments>https://tnsatu.org/2019/01/11/kolonel-inf-lucky-avianto-resmi-menjabat-komandan-kopassus-grup-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Administrator TNSatu.org]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jan 2019 17:37:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tnsatu.org/?p=4059</guid>

					<description><![CDATA[Serang, Liputanbanten.co.id – Markas Komando Kopassus Grup 1 menggelar malam lepas Komandan Kopassus dari Kolonel Inf Yuri Elias Mamahi, S.IP]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Serang, Liputanbanten.co.id – Markas Komando Kopassus Grup 1 menggelar malam lepas Komandan Kopassus dari Kolonel Inf Yuri Elias Mamahi, S.IP kepada Kolonel Lucky Avianto, S.IP bertempat di mako Kopassus, Kota Serang, Sabtu malam (21/04).<br><br>Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah, Ketua DPRD Kota Serang H. Namin, Kapolres Kota Serang, beserta unsur Forkopimnda Kota Serang.<br><br>Dalam sambutannya Kolonel Inf Yuri Elias Mamahi S.IP mengatakan pertama kali menginjak ke Kopassus sekitar 9 bulan lalu dirinya bercerita bahwa banyak karya- karya terbaik yang sudah dihasilkan oleh kopassus Grup 1 tersebut.<br><br>“Sangat membanggakan, kalian bekerja siang dan malam untuk mencapai prestasi yang sangat maksimal, dan kelebihan di kesatuan ini yaitu kesetiaan.” kata Kolonel Yuri dalam acara pisah sambut.<br> Dirinya mengaku tidak merasa sendiri saat berada di kesatuan Kopassus grup 1 tersebut, bahkan Ia mengatakan sangat senang dan cinta pada kesatuannya.<br><br>“Saya tidak merasa sendiri, saya merasa senang dan saya sangat mencintai korps ini.” ujarnya.<br><br>Sebelumnya Kolonel Inf Yuri menceritakan bahwa dirinya sebelum menjabat sebagai komandan di kesatuan Kopassus Grup 1 pernah juga dinas diluar kota lain.<br><br>“Saya berdinas di Solo, Bandung dan lainnya, serta yang terakhir di Serang,” papar Yuri.<br><br>Meskipun demikian dirinya adalah sosok yang menjadi inspirasi perajurit-perajurit dikesatuannya tersebut. Bahkan selalu memberikan motivasi.<br><br>“Tetaplah kalian menjadi prajurit-prajurit yang terdepan untuk bangsa ini, jangan mundur selangkah apapun jika ada rintangan dan tantangan.” jelas Kolonel Yuri.<br><br>Pihaknya berharap semoga dilain kesempatan bisa bertemu kembali di medan berikutnya dan hal itu selalu diberikan keberuntungan dan lindungan oleh Allah Swt.<br><br>“Semoga kita diberi keberuntungan di medan berikutnya.” tegasnya.<br><br>Diketahui, Kolonel Yuri Elias Mamahi,S.IP selepas pisah sambut tersebut dirinya menjabat di Pamenhali Dinjen Kopassus Markas komando Kopassus.<br><br>Sementara itu, Kolonel Inf Lucky Avianto, S.IP yang menjadi pengganti dari Kolonel Inf Yuri Elias mamahi mengatakan jabatan yang diemban nya saat ini adalah amanah yang diberikan Allah Swt kepada dirinya untuk menjabat sebagai komandan Kopassus Grup 1.<br><br>“Bahwa jabatan itu adalah amanah, saya namakan itu filsafat genteng, untuk menjadi sebuah genteng yang bisa membuat teduh perlu proses didalamnya, dari tanah, diinjak-injak, di bakar,  dipukul-pukul dan langsung diangkut kedalam mobil, sebelum menjadi genteng. Itulah pedoman kami, bahwa ada proses. Jadi pada intinya saya ingin mensejahterakan anggota-anggota saya.” kata Komandan Kopassus Grup 1 yang baru, Kolonel Inf Lucky Avianto.<br><br>Ia pun dalam sambutannya memohon dukungan dari semua unsur Forkopimda baik itu dari Kota Serang, maupun dari Privinsi Banten untuk saling membantu selama bertugas menjadi Komandan Kopassus Grup 1 tersebut.<br><br>“Saya mohon dukungan, bantuan dari seluruh perajurit kopassus grup 1.” kata Lucky.<br><br>Ketua DPRD Kota Serang, H.Namin yang juga menghadiri acara tersebut turut mengucapkan selamat atas jabatan baru Kolonel Inf Lucky Avianto sebagai Komandan Kopassus Grup 1.<br><br>“Selamat datang untuk Kolonel Inf Lucky Avianto, selamat bergabung dengan kami, Semoga dengan Komandan yang baru ini bisa melanjutkan komunikasi yang sudah berjalan dengan baik, dan membangun koordinasi dengan unsur Forkopimnda Kota Serang.” pungkasnya (Lb/Ram)</p>



<p><em>Sumber:</em><a rel="noreferrer noopener" href="http://liputanbanten.co.id/22/04/2018/berita-terbaru/kolonel-inf-lucky-avianto-resmi-menjabat-komandan-kopassus-group-1/" target="_blank"><em>http://liputanbanten.co.id/22/04/2018/berita-terbaru/kolonel-inf-lucky-avianto-resmi-menjabat-komandan-kopassus-group-1/</em></a><em> </em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tnsatu.org/2019/01/11/kolonel-inf-lucky-avianto-resmi-menjabat-komandan-kopassus-grup-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TN-1 Yang Terbaik di Sesko</title>
		<link>https://tnsatu.org/2019/01/10/tn-1-yang-terbaik-di-sesko/</link>
					<comments>https://tnsatu.org/2019/01/10/tn-1-yang-terbaik-di-sesko/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Administrator TNSatu.org]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jan 2019 09:26:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tnsatu.org/?p=4283</guid>

					<description><![CDATA[Dengan bangga TN-1 mempersembahkan yang terbaik lewat;– Mayor Pnb Wastum, sebagai siswa terbaik Sesko AU 2011.– Mayor TNI AD Lucki]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dengan bangga TN-1 mempersembahkan yang terbaik lewat;<br>– Mayor Pnb Wastum, sebagai siswa terbaik Sesko AU 2011.<br>– Mayor TNI AD Lucki Avianto sebagai siswa terbaik Sesko AD 2011.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><a href="https://tnsatu.files.wordpress.com/2011/11/tupdik-seskoau-48.jpg"><img decoding="async" src="https://tnsatu.files.wordpress.com/2011/11/tupdik-seskoau-48.jpg?w=560" alt="" class="wp-image-7"/></a></figure></div>



<p>Segenap keluarga besar TN-1 dan seluruh keluarga SMA TN mengucapkan selamat atas prestasi tersebut dan merasakan kebanggaan yang luar biasa.</p>



<p>Semoga prestasi ini menjadi salah satu langkah alumni SMA TN memberikan karya terbaik untuk bangsa.</p>



<p>Komentar sahabat:</p>



<p>Muantaaab……dahsyaat ooeei…..congratz Mendan2…. Salam Miftah … From: miftah san</p>



<p>Ruar biasaaaaa …. !!! Indra Dwiyatmoko 900087</p>



<p>Selamat….selamat….buat RR yg telah lulus Seskoad, calon2 pemimpin masa depan Indonesia. Sukses selalu. Paul Gurusinga 90.0067</p>



<p>Selamat ya Lucky.. Semoga menjadi inspirasi bagi rekan2 lainnya.. Sony Sanjaya Akpol’96/Wira Satya</p>



<p>I’m proud of you guys! Saya yakin masa depan TNI akan lebih cerah di tangan para perwira intelektual seperti RR TN1… rgds MCA…</p>



<p>Mantap bro.. Prestasi rekan2 selalu menginspirasi.. Salam salut, Jayalah selalu TN1 . … — Sent from my mobile device *Tribuana Wetangterah*</p>



<p>Selamat buat Lucky, Wastum dan rekan rekan lain. Sebarkan terus setiap berita yang membanggakan dari prestasi prestasi abang TN1 kepada adik adik alumni TN… bywidyatmoko</p>



<p>alhamdulillah, selamat buat abang Lucky n Wastum, semoga terus berprestasi untuk bangsa dan negeri ini. &nbsp;Hendry Dradjat</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tnsatu.org/2019/01/10/tn-1-yang-terbaik-di-sesko/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Letkol Firman Dwi Cahyono Jagoan F-16 Indonesia</title>
		<link>https://tnsatu.org/2019/01/10/letkol-firman-dwi-cahyono-jagoan-f-16-indonesia-2/</link>
					<comments>https://tnsatu.org/2019/01/10/letkol-firman-dwi-cahyono-jagoan-f-16-indonesia-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Administrator TNSatu.org]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jan 2019 09:26:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tnsatu.org/?p=4298</guid>

					<description><![CDATA[Letkol Pnb Firman ‘Foxhound’ Dwi Cahyono, hari ini berhasil mencatatkan rekor meraih 2.000 jam terbang dengan menggunakan pesawat tempur F-16]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Letkol Pnb Firman ‘Foxhound’ Dwi Cahyono, hari ini berhasil mencatatkan rekor meraih 2.000 jam terbang dengan menggunakan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon, Selasa (20/8/2013).</p>



<p>Rekor 2.000 jam terbang dibukukan Letkol Pnb Firman ‘Foxhound’ Dwi Cahyono, yang kesehariannya menjabat sebagai Kasi Opslat, Disops Lanud Iswahjudi pada saat melaksanakan misi Air Combat Manuver (ACM) di area Over The Field Medium dengan ketinggian 15.000 feets.</p>



<p>Pada kesempatan upacara tradisi penyematan badge 2.000 jam dan penyiraman air kembang, Komandan Wing 3 Kolonel Pnb Minggit Tribowo mengatakan peraihan 2000 jam terbang ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi penerbang yang bersangkutan juga bagi satuan serta TNI Angkatan Udara.</p>



<p>“Untuk mencapai prestasi ini dibutuhkan kesiapan baik bagi penerbang maupun ground crew dalam menyiapkan pesawat yang ada. Semoga prestasi Letkol Pnb Firman dapat memacu para penerbang yunior untuk mengikuti jejak seniornya.” kata Kolonel Minggit.</p>



<p>Selain itu Komandan Wing 3 mengucapkan terima kasih kepada Komandan Skadron Udara 3 Letkol Pnb Setiawan beserta seluruh anggota Skadron Udara 3 yang telah mendukung dalam pencapaian 2.000 jam terbang F-16/Fighting Falcon bagi Letkol Pnb Firman.</p>



<p>Ayah dari Yudistira, Bima dan Annisa Ayu tersebut, merupakan alumnus AAU tahun 1996. Begitu lulus Sekolah Penerbang angkatan 56 tahun 1998, Letkol Pnb Firman yang lahir di Surabaya 39 tahun yang lalu, langsung menjadi penerbang tempur di Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tnsatu.org/2019/01/10/letkol-firman-dwi-cahyono-jagoan-f-16-indonesia-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Letkol laut Daru Cahyo Komandan KRI Diponegoro</title>
		<link>https://tnsatu.org/2019/01/10/letkol-laut-daru-cahyo-komandan-kri-diponegoro-2/</link>
					<comments>https://tnsatu.org/2019/01/10/letkol-laut-daru-cahyo-komandan-kri-diponegoro-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Administrator TNSatu.org]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jan 2019 09:26:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tnsatu.org/?p=4295</guid>

					<description><![CDATA[Surabaya, 28 April 2014 Enam jabatan Komandan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dijajaran Satuan Kapal Eskorta Komando Armada RI Kawasan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Surabaya, 28 April 2014</p>



<p>Enam jabatan Komandan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dijajaran Satuan Kapal Eskorta Komando Armada RI Kawasan Timur (Satkor Koarmatim) diserahterimakan dalam upacara militer yang dilaksanakan di Dermaga Satkor, Ujung, Surabaya, Senin (28/04). Upacara serah terima jabatan ini dipimpin Inspektur Upacara Komandan Satkor Koarmatim Kolonel Laut (P) Arsyad Abdullah dengan pasukan upacara terdiri dari prajurit unsur-unsur jajaran Satkor Koarmatim.</p>



<p>Enam jabatan komandan unsur tersebut yaitu jabatan Komandan KRI Yos Sudarso-353 dari Kolonel Laut (P) Didong Rio Duta digantikan oleh Letkol Laut (P) Sigit Santoso yang sebelumnya menjabat Komandan Lanal Sangatta. Sedangkan Kolonel Laut (P) Didong Rio Duta akan menjabat sebagai Komandan KRI jenis Multi Role Light Fregate (MRLF) yang akan datang dari Inggris.</p>



<p>Jabatan Komandan KRI Oswal Siahaan-354 dari Kolonel Laut (P) Antonius Widyo Utomo digantikan Letkol Laut (P) Avianto Rooswirawan yang sebelumnya menjabat sebagai Paban Ops Staf Operasi Koarmatim. Sedangkan Kolonel Laut (P) Antonius Widyo Utomo akan menjabat sebagai Komandan KRI jenis Multi Role Light Fregate (MRLF) yang akan tiba dari Inggris.</p>



<p>Sedangkan jabatan Komandan KRI Sutan Iskandar Muda-367 diserahkan dari Letkol Laut (P) Hudiarto Kresno Utomo kepada Letkol Laut (P) I Gung Putu Alit Jaya yang sebelumnya menjabat Komandan KRI Nala-363. Letkol Laut (P) Hudiarto Kresno Utomo akan menempati jabatan barunya sebagai Komandan KRI Karel Satsuittubun-356. Sedangkan jabatan Komandan KRI Nala-363 yang kosong akan ditempati Letkol Laut (P) Setyawan, S.T.</p>



<p>Sementara itu Letkol Laut (P) Daru Cahyo Sumirat dipercaya untuk menjabat sebagai Komandan KRI Diponegoro-365 menggantikan Letkol Laut (P) Hersan, S.H. yang mendapat promosi jabatan sebagai Komandan KRI Slamet Riyadi-352. Sedangkan Jabatan Komandan KRI Sultan Hasanuddin-366 akan ditempati Letkol Laut (P) Heri Triwibowo menggantikan Letkol Laut (P) Haris Bima yang akan menjadi Komandan KRI Ahmad Yani-351.</p>



<p>Dalam amanatnya, Komandan Satkor menyatakan bahwa serah terima jabatan merupakan hal yang wajar, dimana hal ini merupakan rangkaian pembinaan personel di lingkungan TNI AL. Ini merupakan kesempatan dan peluang para perwira untuk mengembangkan kepemimpinan dan kemampuan sekaligus dapat mewujudkan organisasi yang lebih segar, sehat dan dinamis.</p>



<p>Komandan Satkor juga mengucapkan terima kasih dan selamat bertugas ditempat baru kepada para pejabat lama, dan mengucapkan selamat bertugas dilingkungan baru Satkor kepada para pejabat baru.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tnsatu.org/2019/01/10/letkol-laut-daru-cahyo-komandan-kri-diponegoro-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pilot F-16 Memutar Pesawat 180 Derajat</title>
		<link>https://tnsatu.org/2015/04/17/pilot-f-16-memutar-pesawat-180-derajat/</link>
					<comments>https://tnsatu.org/2015/04/17/pilot-f-16-memutar-pesawat-180-derajat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Administrator TNSatu.org]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2015 00:37:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Firman Dwi Cahyono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tnsatu.org/?p=4247</guid>

					<description><![CDATA[WARTA KOTA, PALMERAH—&#160;Pilot Letkol Pnb&#160;Firman Dwi Cahyono bertindak cepat saat ia merasakan pesawat tempur jenis F-16 bernomor registrasi TS-1643 tidak]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>WARTA KOTA, PALMERAH—</strong>&nbsp;Pilot Letkol Pnb&nbsp;<a href="http://wartakota.tribunnews.com/tag/firman-dwi-cahyo">Firman Dwi Cahyo</a>no bertindak cepat saat ia merasakan pesawat tempur jenis F-16 bernomor registrasi TS-1643 tidak beres, Kamis (16/4) pagi kemarin. Warning light tiba-tiba menyala, yang mengindikasikan adanya kerusakan pesawat. Mengetahui situasi itu, Firman segera memutar pesawat yang ia piloti hingga 180 derajat dan berhasil menyelamatkan diri.</p>



<p>Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Agus Supriatna menjelaskan kronologi terbakarnya pesawat tempur F-16 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, tersebut. Pesawat F-16 yang dipiloti Firman itu menunjukkan ketidakberesan pada mesin ketika lampu peringatan menyala. Lampu peringatan itu mengindikasikan adanya kerusakan pada sistem hidrolik dan kelistrikan.</p>



<p>&#8220;Pada saat rolling ke pit off, penerbang melihat ada malfunction, warning light menyala. Itu akan diikuti indikasi lainnya. Penerbang melihat dua indikasi yang menyala, hidrolik dan elektrik,&#8221; ujar Agus saat menggelar jumpa pers di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/4).</p>



<p>Firman selamat dari pesawat tempur F-16 Fighting Falcon Block 52ID yang mengeluarkan asap hitam saat akan lepas landas dari landasan pacu Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma, Kamis, sekitar pukul 08.15. Firman berhasil keluar dan menyelamatkan diri. Ia hanya mengalami luka bakar ringan di tangan dan pundak sekitar 11 persen.</p>



<p>Agus menjelaskan, mengetahui adanya kerusakan pada pesawat, Firman segera mengambil tindakan memutar pesawat 180 derajat dengan kecepatan tinggi. Beruntung, ketika pesawat melakukan rolling, runway sebelum lepas landas masih panjang.</p>



<p>&#8220;Penerbang dengan kecepatan untuk pit off, tapi belum lepas landas melaksanakan abort pit off dengan idle trhotle dan melaksanakan full break. Namun. kemungkinan terjadi trouble di hidrolik atau kebocoran sehingga pengereman tidak maksimum karena sistem brake pesawat ini pakai hidrolik,&#8221; jelas Agus.</p>



<p>Karena sistem pengereman tidak berfungsi dengan baik, diduga timbul percikan api dari tubuh pesawat yang mengenai landasan. Sehingga, percikan itu memicu terbakarnya pesawat yang saat itu bahan bakarnya masih penuh. &#8220;Karena pesawat masih full bahan bakar, terjadi percikan api di engine, sehingga terjadi kebakaran,&#8221; kata Agus.</p>



<p><strong>Penerbang terbaik</strong></p>



<p>Firman merupakan salah satu penerbang terbaik TNI AU yang kini menjabat sebagai Komandan Skuadron Udara 3 TNI AU di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau yang semua unitnya terdiri dari pesawat tempur buatan General Dinamics, yakni generasi awal dan Lockheed Martin, Amerika Serikat.</p>



<p>Dia tercatat baru saja menjabat sebagai Komandan Skuadron Udara 16 3 Desem­ber 2014. Pelantikan Firman bersamaan dengan upacara peresmian dan beroperasinya Skuadron Udara 16. Skuadron tersebut, bertujuan untuk mengamankan wilayah udara Indonesia.</p>



<p>Firman merupakan orang pertama yang dipercaya memimpin satuan tempur yang menggunakan pesawat tempur Multi Role F-16 Fighting Falcon dari AS. Sebelum menerima jabatan di Pekanbaru, Firman telah menjabat sebagai Komandan Skuadron Udara 3 di Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur sejak Juli 2014.</p>



<p>Pesawat F-16 yang ada di Skuadron Udara 16, saat Firman dilantik, baru berjumlah lima unit. Adapun total pesawat hibah dari Amerika Serikat itu yang secara bertahap akan didatangkan ke Indonesia adalah 16 unit. Firman merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1996. Sebelumnya, pria kelahiran 30 Maret 1974 di Surabaya itu juga menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah, serta dinobatkan sebagai salah satu lulusan terbaik. Setelah itu, Firman melanjutkan pendidikan tinggi dan mendapatkan gelar S-2 di University of New South Wales, Australia, tahun 2001.</p>



<p>Berbagai rekor berhasil diciptakan Firman, diantaranya meraih 2.000 jam terbang menggunakan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon pada 21 Agustus 2013 lalu. Saat itu, Firman masih menjabat sebagai Kasi Opslat Disops Lanud Iswahjudi. Rekor itu ditorehkannya saat melaksanakan misi air combat manuver (ACM) di area over the field medium dengan ketinggian 15.000 kaki.</p>



<p>Rekor yang diraih Firman dinilai Komandan Wing 3 Kolonel (Pnb) Minggit Tribowo saat itu sebagai hal yang membanggakan bagi penerbang dan bagi satuan serta TNI AU.</p>



<p><em>Sumber:</em><a rel="noreferrer noopener" href="http://wartakota.tribunnews.com/2015/04/17/pilot-f-16-memutar-pesawat-180-derajat" target="_blank"><em>http://wartakota.tribunnews.com/2015/04/17/pilot-f-16-memutar-pesawat-180-derajat</em></a><em> </em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tnsatu.org/2015/04/17/pilot-f-16-memutar-pesawat-180-derajat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Letkol laut Daru Cahyo Komandan KRI Diponegoro</title>
		<link>https://tnsatu.org/2014/05/28/letkol-laut-daru-cahyo-komandan-kri-diponegoro/</link>
					<comments>https://tnsatu.org/2014/05/28/letkol-laut-daru-cahyo-komandan-kri-diponegoro/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Administrator TNSatu.org]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2014 09:59:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Daru Cahyo Sumirat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tnsatu.org/?p=4231</guid>

					<description><![CDATA[Surabaya, 28 April 2014 Enam jabatan Komandan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dijajaran Satuan Kapal Eskorta Komando Armada RI Kawasan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Surabaya, 28 April 2014<br><br>Enam jabatan Komandan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dijajaran Satuan Kapal Eskorta Komando Armada RI Kawasan Timur (Satkor Koarmatim) diserahterimakan dalam upacara militer yang dilaksanakan di Dermaga Satkor, Ujung, Surabaya, Senin (28/04). Upacara serah terima jabatan ini dipimpin Inspektur Upacara Komandan Satkor Koarmatim Kolonel Laut (P) Arsyad Abdullah dengan pasukan upacara terdiri dari prajurit unsur-unsur jajaran Satkor Koarmatim.<br><br>Enam jabatan komandan unsur tersebut yaitu jabatan Komandan KRI Yos Sudarso-353 dari Kolonel Laut (P) Didong Rio Duta digantikan oleh Letkol Laut (P) Sigit Santoso yang sebelumnya menjabat Komandan Lanal Sangatta. Sedangkan Kolonel Laut (P) Didong Rio Duta akan menjabat sebagai Komandan KRI jenis Multi Role Light Fregate (MRLF) yang akan datang dari Inggris.<br><br>Jabatan Komandan KRI Oswal Siahaan-354 dari Kolonel Laut (P) Antonius Widyo Utomo digantikan Letkol Laut (P) Avianto Rooswirawan yang sebelumnya menjabat sebagai Paban Ops Staf Operasi Koarmatim. Sedangkan Kolonel Laut (P) Antonius Widyo Utomo akan menjabat sebagai Komandan KRI jenis Multi Role Light Fregate (MRLF) yang akan tiba dari Inggris.<br> Sedangkan jabatan Komandan KRI Sutan Iskandar Muda-367 diserahkan dari Letkol Laut (P) Hudiarto Kresno Utomo kepada Letkol Laut (P) I Gung Putu Alit Jaya yang sebelumnya menjabat Komandan KRI Nala-363. Letkol Laut (P) Hudiarto Kresno Utomo akan menempati jabatan barunya sebagai Komandan KRI Karel Satsuittubun-356. Sedangkan jabatan Komandan KRI Nala-363 yang kosong akan ditempati Letkol Laut (P) Setyawan, S.T.<br><br>Sementara itu Letkol Laut (P) Daru Cahyo Sumirat dipercaya untuk menjabat sebagai Komandan KRI Diponegoro-365 menggantikan Letkol Laut (P) Hersan, S.H. yang mendapat promosi jabatan sebagai Komandan KRI Slamet Riyadi-352. Sedangkan Jabatan Komandan KRI Sultan Hasanuddin-366 akan ditempati Letkol Laut (P) Heri Triwibowo menggantikan Letkol Laut (P) Haris Bima yang akan menjadi Komandan KRI Ahmad Yani-351.<br><br>Dalam amanatnya, Komandan Satkor menyatakan bahwa serah terima jabatan merupakan hal yang wajar, dimana hal ini merupakan rangkaian pembinaan personel di lingkungan TNI AL. Ini merupakan kesempatan dan peluang para perwira untuk mengembangkan kepemimpinan dan kemampuan sekaligus dapat mewujudkan organisasi yang lebih segar, sehat dan dinamis.<br> Komandan Satkor juga mengucapkan terima kasih dan selamat bertugas ditempat baru kepada para pejabat lama, dan mengucapkan selamat bertugas dilingkungan baru Satkor kepada para pejabat baru.</p>



<p><em>Sumber:  </em><a href="https://tnsatu.wordpress.com/2014/05/28/letkol-laut-daru-cahyo-komandan-kri-diponegoro/"><em>https://tnsatu.wordpress.com/2014/05/28/letkol-laut-daru-cahyo-komandan-kri-diponegoro/</em></a><em> </em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tnsatu.org/2014/05/28/letkol-laut-daru-cahyo-komandan-kri-diponegoro/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Letkol Firman Dwi Cahyono Jagoan F-16 Indonesia</title>
		<link>https://tnsatu.org/2014/05/28/letkol-firman-dwi-cahyono-jagoan-f-16-indonesia/</link>
					<comments>https://tnsatu.org/2014/05/28/letkol-firman-dwi-cahyono-jagoan-f-16-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Administrator TNSatu.org]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2014 09:38:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Firman Dwi Cahyono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tnsatu.org/?p=4228</guid>

					<description><![CDATA[Merdeka.com – Letkol Pnb Firman ‘Foxhound’ Dwi Cahyono, hari ini berhasil mencatatkan rekor meraih 2.000 jam terbang dengan menggunakan pesawat tempur]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Merdeka.com – Letkol Pnb Firman ‘Foxhound’ Dwi Cahyono, hari ini berhasil mencatatkan rekor meraih 2.000 jam terbang dengan menggunakan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon, Selasa (20/8/2013).<br><br>Rekor 2.000 jam terbang dibukukan Letkol Pnb Firman ‘Foxhound’ Dwi Cahyono, yang kesehariannya menjabat sebagai Kasi Opslat, Disops Lanud Iswahjudi pada saat melaksanakan misi Air Combat Manuver (ACM) di area Over The Field Medium dengan ketinggian 15.000 feets.<br><br>Pada kesempatan upacara tradisi penyematan badge 2.000 jam dan penyiraman air kembang, Komandan Wing 3 Kolonel Pnb Minggit Tribowo mengatakan peraihan 2000 jam terbang ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi penerbang yang bersangkutan juga bagi satuan serta TNI Angkatan Udara.<br><br>“Untuk mencapai prestasi ini dibutuhkan kesiapan baik bagi penerbang maupun ground crew dalam menyiapkan pesawat yang ada. Semoga prestasi Letkol Pnb Firman dapat memacu para penerbang yunior untuk mengikuti jejak seniornya.” kata Kolonel Minggit.<br><br>Selain itu Komandan Wing 3 mengucapkan terima kasih kepada Komandan Skadron Udara 3 Letkol Pnb Setiawan beserta seluruh anggota Skadron Udara 3 yang telah mendukung dalam pencapaian 2.000 jam terbang F-16/Fighting Falcon bagi Letkol Pnb Firman.<br><br>Ayah dari Yudistira, Bima dan Annisa Ayu tersebut, merupakan alumnus AAU tahun 1996. Begitu lulus Sekolah Penerbang angkatan 56 tahun 1998, Letkol Pnb Firman yang lahir di Surabaya 39 tahun yang lalu, langsung menjadi penerbang tempur di Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi. </p>



<p><em>Sumber:  </em><a href="https://tnsatu.wordpress.com/2014/05/28/letkol-firman-dwi-cahyono-jagoan-f-16-indonesia/"><em>https://tnsatu.wordpress.com/2014/05/28/letkol-firman-dwi-cahyono-jagoan-f-16-indonesia/</em></a><em> </em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tnsatu.org/2014/05/28/letkol-firman-dwi-cahyono-jagoan-f-16-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
